![]() |
| Ket: Wakil Panglima TNI, Jenderal Maruli Simanjuntak. |
JAKARTA - Jenderal Maruli Simanjuntak resmi mengemban amanah sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, pada Kamis (15/10/2026).
Selain menjabat sebagai Wakil Panglima TNI, Jenderal Maruli juga dipercaya memegang mandat penting sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil. Pelantikan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat barisan pimpinan tertinggi institusi pertahanan negara.
Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh penting. Salah satu yang hadir langsung dalam momen tersebut adalah Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, yang juga merupakan mertua dari Jenderal Maruli Simanjuntak.
![]() |
| Ket: Suasana pelantikan Jenderal Maruli sebagai Wakil Panglima TNI. |
Maruli Simanjuntak merupakan putra dari Darius Simanjuntak, yang miliki latar belakang sebagai purnabakti pendidik.
Sementara sang Ibu, Tiobonur Silalahi, dikenal sebagai sosok ibu yang tulus dan menjadi pilar penting di balik keluarga serta perjalanan karier anak-anaknya di militer.
Maruli Simanjuntak lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 27 Februari 1970. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1992 dari kecabangan Infanteri dan memiliki pengalaman panjang di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Rekam Jejak Karier Militer
Karier Maruli berkembang melalui berbagai penugasan, terutama di satuan elite Kopassus, sebelum dipercaya menduduki jabatan komando dan staf di lingkungan TNI AD.
Dilansir dari berbagai sumber. Pada 2002, ia dipercaya menjabat Komandan Detasemen Tempur Cakra. Perjalanan kariernya berlanjut dengan sejumlah penugasan, antara lain Komandan Batalyon 21 Grup 2/Sandi Yudha, Komandan Sekolah Komando Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdikpassus), Wakil Komandan Grup 1 Kopassus, Komandan Grup 2 Kopassus, serta Asisten Operasi Komandan Jenderal Kopassus.
Pada 2014, Maruli dipercaya memimpin Grup A Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Dua tahun kemudian, ia menjabat Komandan Korem 074/Warastratama di Surakarta, Jawa Tengah. Saat mengemban tugas tersebut, ia mendapat penghargaan atas kinerjanya dalam program Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan tingkat nasional.
Kariernya berlanjut sebagai Wakil Komandan Paspampres pada 2017–2018, kemudian Kepala Staf Kodam IV/Diponegoro pada 2018. Setelah itu, ia kembali dipercaya memimpin Paspampres pada 2018–2020.
Pada November 2020, Maruli diangkat menjadi Panglima Kodam IX/Udayana. Jabatan tersebut diembannya hingga awal 2022, sebelum dipercaya menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada Januari 2022.
Puncak kariernya di lingkungan TNI AD terjadi pada 29 November 2023, ketika Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Dalam jabatan tersebut, Maruli memimpin jajaran TNI AD hingga kemudian dilantik sebagai Wakil Panglima TNI pada 15 Oktober 2026.
Dengan pengalaman memimpin berbagai satuan, Maruli dipercaya mengembang dua tanggung jawab strategis yang berkaitan dengan kepemimpinan di lingkungan TNI serta pengelolaan kawasan perbatasan dan daerah terpencil.
Perjalanan karier Maruli mencerminkan proses panjang seorang perwira yang meniti jenjang kepemimpinan dari satuan operasional hingga pucuk pimpinan TNI AD, sebelum dipercaya mengemban amanah baru di tingkat nasional.





