![]() |
| Ketgam: Latihan bersama padepokan ranting 11 Koramil 10/Pitumpanua. |
WAJO - Padepokan Ranting 11 Koramil 10/Pitumpanua terus menggencarkan sosialisasi dan pembinaan Perguruan Seni Bela Diri PSM di kalangan masyarakat, khususnya pelajar dan generasi muda. Upaya ini dilakukan untuk melestarikan budaya pencak silat sekaligus mendorong kegiatan positif yang membangun karakter dan kedisiplinan.
Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui latihan bersama pelajar dan masyarakat yang dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan PSM sebagai wadah olahraga bela diri sekaligus memperkuat nilai-nilai kearifan lokal dan budaya leluhur.
Padepokan Ranting 11 Koramil 10/Pitumpanua berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni bela diri tradisional. Selain menjaga warisan budaya, latihan bersama juga diharapkan mampu mempererat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Babinsa Koramil 10/Pitumpanua, Serda Firman, yang bertindak sebagai pelatih Padepokan Ranting 11, mengatakan bahwa perekrutan anggota dan pembinaan harus terus ditingkatkan agar menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Ia berharap pembinaan PSM dapat berkembang hingga ke tingkat desa dan kelurahan sehingga semakin banyak warga yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Harapannya, anggota Padepokan Ranting 11 Koramil 10/Pitumpanua terus bertambah dan pembinaan dapat menjangkau lebih banyak generasi muda,” ujarnya.
Serda Firman juga mengungkapkan bahwa latihan rutin yang dilaksanakan bersama pelajar dan masyarakat bertujuan menjaring bibit-bibit unggul yang berpotensi berprestasi dan mampu bersaing dengan padepokan PSM lainnya.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan bela diri sekaligus mengembangkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas.
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pelajar di wilayah binaan Koramil 10/Pitumpanua untuk memanfaatkan waktu luang dengan aktivitas yang bermanfaat. Dengan pendampingan pelatih dari lingkungan Koramil, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan bela diri, tetapi juga diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang menjunjung tinggi persaudaraan dan menghargai warisan budaya bangsa.




