Ibunda Mayor Marinir Asrul Haeruddin Berpulang, Founder Lensa Wajo Sampaikan Belasungkawa

Lensa Wajo
, Senin, November 02, 2026 WIB Last Updated 2026-11-02T18:53:22Z
Enblog.us
Ket: Ungkapan Duka Mendalam atas berpulangnya Ibu RATISA. 

WAJO – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Dr. Mayor Marinir Asrul Haeruddin, S.T.HAN. Sang ibunda tercinta, Ratisa, S.Pd., dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (1/11/2026), sekitar pukul 21.00 WITA. Almarhumah mengembuskan napas terakhir saat tengah menjalani perawatan intensif di RS Hikmah Sengkang, Kabupaten Wajo.


Informasi kepergian almarhumah disampaikan oleh salah satu kerabat terdekat melalui ungkapan belasungkawa.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, telah berpulang ke rahmatullah Ibu Ratisa, S.Pd.," demikian kabar duka yang disampaikan.
 
Jenazah rencananya dibawa terlebih dahulu ke kediamannya di Desa Sakkoli. Selanjutnya, almarhumah akan diberangkatkan ke Kabupaten Enrekang untuk disemayamkan dan dimakamkan pada Senin (2/11/2026).

Kepergian sosok ibu yang dicintai tersebut meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta orang-orang yang pernah mengenalnya. Almarhumah meninggalkan dua orang putra dan seorang putri yang kini harus merelakan kepergian sosok yang telah menjadi tempat bernaung, mencurahkan kasih sayang, sekaligus sumber kekuatan dalam kehidupan.


Ket: Potret kenangan Almarhumah bersama keluarga tercinta. 


Semasa hidupnya, istri purnawirawan TNI Haeruddin itu dikenal sebagai pribadi yang baik. Kepergiannya bukan sekadar kehilangan bagi keluarga, melainkan juga menjadi momen penuh haru bagi mereka yang mengenal ketulusan dan kebaikannya.

Founder Lensa Wajo, Andi Muhammad Ikbal, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya almarhumah.

"Atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Lensa Wajo turut berbelasungkawa atas kepergian almarhumah. Semoga Allah SWT mengampuni segala khilafnya, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, bersama orang-orang beriman," ungkapnya 


Dimata Andi Ikbal, almarhumah Ibu Ratisa bukan sekadar ibu dari seorang sahabat. Beliau adalah sosok orang tua yang telah memberikan kehangatan, perhatian, dan kasih sayang tanpa sekat. Setiap kunjungan selalu disambut dengan keramahan yang tulus serta menghadirkan suasana yang penuh kekeluargaan. 


"Kami tidak akan pernah melupakan secangkir kopi panas yang kerap beliau suguhkan setiap kali kami bertandang. Terlihat sederhana, tetapi di balik secangkir kopi itu ada nasihat, perhatian, ketulusan, dan kehangatan seorang ibu yang tidak pernah dibuat-buat, perlakuan sederhananya membuat kami merasa diterima seperti anak sendiri," kenang Andi Ikbal


Hal-hal sederhana itulah menjelma menjadi kenangan istimewa yang tak mungkin terulang dengan cara yang sama.


Selamat jalan, Ibu Ratisa. Semoga perjalanan terakhir almarhumah dilapangkan, segala amal kebaikannya menjadi penerang di alam kubur, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan menghadapi cobaan ini. 


Allahummaghfir lahu warhamhu wa'afihi wa'fu 'anhu. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

 

Alfatihah.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ibunda Mayor Marinir Asrul Haeruddin Berpulang, Founder Lensa Wajo Sampaikan Belasungkawa
  • 0

Terkini

TOPIK UTAMA

Bupati Andi Rosman Raih Penghargaan SKK Migas atas Dukungan Survei Seismik 3D

Ket: Piagam Penghargaan atas Dukungan Survei Seismik 3D dan Perizinan LP2B BANDUNG - Bupati Wajo, Andi Rosman, menerima penghargaan dari Sa...

BACA JUGA


Ruang Lingkup