Ketua DPC PKB Wajo H. Sumardi Arifin Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya H. Andi Galigo




WAJO – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wajo, H. Sumardi Arifin, menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya H. Andi Galigo, ayahanda dari Anggota DPRD Kabupaten Wajo Fraksi PKB, Andi Muliyadi.

Menurut H. Sumardi Arifin, kepergian H. Andi Galigo merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Wajo yang selama ini mengenal sosoknya sebagai pribadi yang sederhana, bijaksana, dan penuh keteladanan.

Ia mengaku memiliki banyak kenangan bersama almarhum. Selama hidupnya, H. Andi Galigo dikenal sebagai sosok yang tidak pernah lelah memberikan wejangan, nasihat, serta bimbingan kepada siapa saja yang membutuhkan.

"Secara pribadi saya sangat merasa kehilangan. Beliau semasa hidupnya banyak memberikan wejangan, nasihat, dan bimbingan yang sangat berharga untuk dijadikan rujukan sekaligus motivasi dalam menjalankan berbagai aktivitas," ujar H. Sumardi Arifin.

Ia menilai setiap petuah yang disampaikan almarhum selalu sarat dengan nilai-nilai kebijaksanaan, keikhlasan, serta semangat untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

Menurutnya, H. Andi Galigo merupakan figur yang layak dijadikan panutan. Integritas, kejujuran, serta kepeduliannya terhadap sesama menjadi warisan moral yang akan selalu dikenang oleh masyarakat.

"Beliau adalah tokoh yang betul-betul menjadi panutan masyarakat. Integritas, kejujuran, dan kepeduliannya terhadap masyarakat menjadi teladan yang patut kita lanjutkan," katanya.

H. Sumardi juga mengungkapkan bahwa almarhum dikenal luas sebagai pribadi yang ringan tangan membantu masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan.

Baginya, dedikasi H. Andi Galigo dalam kehidupan bermasyarakat telah meninggalkan jejak pengabdian yang tidak mudah dilupakan. Banyak warga yang merasakan langsung perhatian dan bantuan almarhum selama hidupnya.

Atas nama keluarga besar DPC PKB Kabupaten Wajo, H. Sumardi Arifin menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar almarhum, khususnya kepada Andi Muliyadi beserta seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Ia berharap keluarga diberikan ketabahan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut serta tetap diberikan kekuatan untuk melanjutkan cita-cita dan nilai-nilai baik yang telah diwariskan almarhum.

H. Sumardi juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, segala khilaf dan dosanya diampuni, serta diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

"Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya, menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa-dosanya, dan menempatkannya di tempat yang paling mulia. Amin Ya Rabbal Alamin," tutup H. Sumardi Arifin.

Diketahui, Almarhum H. Andi Galigo menghembuskan nafas terakhir, pada hari Rabu, 05 Agustus 2026, setelah mendapat perawatan di salah satu Rumah Sakit di Kota Sengkang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar