Bupati Bone Luncurkan Roadshow HUT RI, Nasionalisme dan Ekonomi Rakyat Jadi Fokus Utama


Foto: Bupati Bone Andi Asman bersama ribuan masyarakat bentangkan bendera Merah Putih di Lapangan Merdeka Watampone

BONE - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai bergema di Kabupaten Bone. Senin (3/8/2026) pagi,

Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Watampone untuk mengikuti Roadshow Jalan Santai dan Senam Pagi yang menjadi pembuka rangkaian peringatan HUT RI tingkat Kabupaten Bone.

Sejak pukul 06.00 WITA, masyarakat dari lima kecamatan, yakni Tanete Riattang, Tanete Riattang Barat, Tanete Riattang Timur, Barebbo, dan Palakka, hadir dengan penuh antusias. 

Kegiatan yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” itu menghadirkan suasana kebersamaan yang mencerminkan semangat persatuan dalam menyongsong hari kemerdekaan.

Baca Juga : Lomba Dayung HUT Ke-81 RI Jadi Momentum Bangun Kesadaran Lingkungan

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, menegaskan bahwa peringatan HUT RI tahun ini dirancang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Pemerintah Kabupaten Bone mengusung konsep roadshow agar semarak kemerdekaan tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten, tetapi menjangkau masyarakat hingga ke berbagai wilayah.

“Kita ingin mengajak seluruh masyarakat menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” ajak Bupati Bone.

Menurutnya, konsep tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan semangat nasionalisme kepada masyarakat sekaligus memperluas partisipasi publik dalam setiap rangkaian kegiatan.

Baca Juga : Semangat Merah Putih Berkibar di Mako Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel

Roadshow HUT RI dijadwalkan berlangsung di empat titik strategis yang mewakili berbagai kawasan di Kabupaten Bone, mulai dari wilayah Ajangale, Kota Watampone, Ponre, Sibulue, hingga berakhir di Lamuru.

Tak hanya menghadirkan jalan santai dan senam bersama, Pemerintah Kabupaten Bone juga mendorong seluruh kecamatan dan desa untuk ikut berkompetisi melalui berbagai perlombaan sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam memeriahkan hari kemerdekaan.

“Kita ingin melihat antusiasme masyarakat dan pemerintah setempat dalam mengajak warganya menyambut kemerdekaan. Dari situ kita bisa memetik rasa nasionalisme dan penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan darah dan nyawa demi kemerdekaan bangsa,” jelas Andi Asman.

Beragam agenda telah disiapkan untuk menyemarakkan HUT Ke-81 RI. Selain kompetisi olahraga yang berpotensi melahirkan bibit atlet berprestasi, pemerintah juga menghadirkan perlombaan olahraga tradisional khas Bone, seperti majekka, mallongga, dan maggasing, sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya daerah.

Rangkaian kegiatan juga mencakup lomba kebersihan lingkungan, festival kebersihan toilet, lomba sekolah dan kantor terbersih, lomba B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman), hingga berbagai kompetisi yang mendorong kreativitas serta inovasi masyarakat.

Baca Juga : Launching Maskot, Bupati Tegaskan Wajo Siap Tuan Rumah Pembukaan Porprov Sulsel XVIII

Pada malam hari, semarak kemerdekaan akan berlanjut melalui malam kesenian yang menjadi panggung bagi pelajar dan masyarakat umum untuk menampilkan bakat serta kreativitas mereka. Pemerintah berharap kegiatan tersebut mampu menjadi ruang ekspresi sekaligus wadah pembinaan generasi muda di bidang seni dan budaya.

Di balik seluruh rangkaian kegiatan itu, Bupati Bone menegaskan terdapat tiga sasaran utama yang ingin dicapai selama peringatan HUT Ke-81 RI. yakni; 

- Memastikan seluruh agenda berlangsung aman dan kondusif. 

- Menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui aktivitas yang melibatkan pelaku usaha lokal. 

- Menghadirkan perayaan yang inklusif sehingga dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi.

“Yang paling penting, kita ingin memastikan daerah tetap aman, ekonomi bergerak, dan masyarakat menyambut hari kemerdekaan ini tanpa membedakan mayoritas maupun minoritas, baik masyarakat yang kurang mampu maupun yang mampu. Ini adalah perayaan milik seluruh rakyat,” tegasnya.

Baca Juga : 23 Tahun Lembaga Antirasuah, Bupati dan Wali Kota se-Sulsel Pertahankan Rekor Nihil OTT KPK

Melalui konsep roadshow yang menjangkau berbagai wilayah, Pemerintah Kabupaten Bone berharap peringatan HUT Ke-81 Republik Indonesia tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, membangkitkan semangat gotong royong, menghidupkan budaya lokal, sekaligus menanamkan kesadaran bahwa kemerdekaan merupakan warisan perjuangan para pahlawan yang harus terus diisi dengan karya, prestasi, dan pengabdian bagi bangsa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar